Jumat, 18 Februari 2011

Komponen Pasif :

1.Resistor
Tipe Komponen pasif

Kemasan Dua kaki
Fungsi Menahan arus listrik
 Resistor kaki aksial
Tiga resistor komposisi karbon para radio tabung vakum
Resistor adalah komponen elektronik dua saluran yang didesain untuk menahan arus listrik dengan memproduksi penurunan tegangan diantara kedua salurannya sesuai dengan arus yang mengalirinya, berdasarkan hukum Ohm:
Resistor digunakan sebagai bagian dari jejaring elektronik dan sirkuit elektronik, dan merupakan salah satu komponen yang paling sering digunakan. Resistor dapat dibuat dari bermacam-macam kompon dan film, bahkan kawat resistansi (kawat yang dibuat dari paduan resistivitas tinggi seperti nikel-kromium).
Karakteristik utama dari resistor adalah resistansinya dan daya listrik yang dapat diboroskan. Karakteristik lain termasuk koefisien suhu, desah listrik, dan induktansi.
Resistor dapat diintegrasikan kedalam sirkuit hibrida dan papan sirkuit cetak, bahkan sirkuit terpadu. Ukuran dan letak kaki bergantung pada desain sirkuit, resistor harus cukup besar secara fisik agar tidak menjadi terlalu panas saat memboroskan daya.
Satuan
Ohm (simbol: Ω) adalah satuan SI untuk resistansi listrik, diambil dari nama Georg Simon Ohm. Biasanya digunakan prefix miliohm, kiloohm dan megaohm.
Konstruksi
Komposisi karbon
Resistor komposisi karbon terdiri dari sebuah unsur resistif berbentuk tabung dengan kawat atau tutup logam pada kedua ujungnya. Badan resistor dilindungi dengan cat atau plastik. Resistor komposisi karbon lawas mempunyai badan yang tidak terisolasi, kawat penghubung dililitkan disekitar ujung unsur resistif dan kemudian disolder. Resistor yang sudah jadi dicat dengan kode warna dari harganya.
Unsur resistif dibuat dari campuran serbuk karbon dan bahan isolator (biasanya keramik). Resin digunakan untuk melekatkan campuran. Resistansinya ditentukan oleh perbandingan dari serbuk karbon dengan bahan isolator. Resistor komposisi karbon sering digunakan sebelum tahun 1970-an, tetapi sekarang tidak terlalu populer karena resistor jenis lain mempunyai karakteristik yang lebih baik, seperti toleransi, kemandirian terhadap tegangan (resistor komposisi karbon berubah resistansinya jika dikenai tegangan lebih), dan kemandirian terhadap tekanan/regangan. Selain itu, jika resistor menjadi lembab, bahang dari solder dapat mengakibatkan perubahan resistansi yang tak dapat dikembalikan.
Walaupun begitu, resistor ini sangat reliabel jika tidak pernah diberikan tegangan lebih ataupun panas lebih.
Resistor ini masih diproduksi, tetapi relatif cukup mahal. Resistansinya berkisar antara beberapa miliohm hingga 22 MOhm.
Film karbon
Selapis film karbon diendapkan pada selapis substrat isolator, dan potongan memilin dibuat untuk membentuk jalur resistif panjang dan sempit. Dengan mengubah lebar potongan jalur, ditambah dengan resistivitas karbon (antara 9 hingga 40 µΩ-cm) dapat memberikan resistansi yang lebar[1]. Resistor film karbon memberikan rating daya antara 1/6 W hingga 5 W pada 70°C. Resistansi tersedia antara 1 ohm hingga 10 MOhm. Resistor film karbon dapat bekerja pada suhu diantara -55°C hingga 155°C. Ini mempunyai tegangan kerja maksimum 200 hingga 600 volt[2].
Film logam
Unsur resistif utama dari resistor foil adalah sebuah foil logam paduan khusus setebal beberapa mikrometer.
Resistor foil merupakan resistor dengan presisi dan stabilitas terbaik. Salah satu parameter penting yang mempengaruhi stabilitas adalah koefisien temperatur dari resistansi (TCR). TCR dari resistor foil sangat rendah. Resistor foil ultra presisi mempunyai TCR sebesar 0.14ppm/°C, toleransi ±0.005%, stabilitas jangka panjang 25ppm/tahun, 50ppm/3 tahun, stabilitas beban 0.03%/2000 jam, EMF kalor 0.1μvolt/°C, desah -42dB, koefisien tegangan 0.1ppm/V, induktansi 0.08μH, kapasitansi 0.5pF[3].
Penandaan resistor
Resistor aksial biasanya menggunakan pola pita warna untuk menunjukkan resistansi. Resistor pasang-permukaan ditandas secara numerik jika cukup besar untuk dapat ditandai, biasanya resistor ukuran kecil yang sekarang digunakan terlalu kecil untuk dapat ditandai. Kemasan biasanya cokelat muda, cokelat, biru, atau hijau, walaupun begitu warna lain juga mungkin, seperti merah tua atau abu-abu.
Resistor awal abad ke-20 biasanya tidak diisolasi, dan dicelupkan ke cat untuk menutupi seluruh badan untuk pengkodean warna. Warna kedua diberikan pada salah satu ujung, dan sebuah titik (atau pita) warna di tengah memberikan digit ketiga. Aturannya adalah "badan, ujung, titik" memberikan urutan dua digit resistansi dan pengali desimal. Toleransi dasarnya adalah ±20%. Resistor dengan toleransi yang lebih rapat menggunakan warna perak (±10%) atau emas (±5%) pada ujung lainnya.
Identifikasi empat pita
Identifikasi empat pita adalah skema kode warna yang paling sering digunakan. Ini terdiri dari empat pita warna yang dicetak mengelilingi badan resistor. Dua pita pertama merupakan informasi dua digit harga resistansi, pita ketiga merupakan pengali (jumlah nol yang ditambahkan setelah dua digit resistansi) dan pita keempat merupakan toleransi harga resistansi. Kadang-kadang pita kelima menunjukkan koefisien suhu, tetapi ini harus dibedakan dengan sistem lima warna sejati yang menggunakan tiga digit resistansi.
Sebagai contoh, hijau-biru-kuning-merah adalah . Deskripsi yang lebih mudah adalah: pita pertama, hijau, mempunyai harga 5 dan pita kedua, biru, mempunyai harga 6, dan keduanya dihitung sebagai 56. Pita ketiga,kuning, mempunyai harga 104, yang menambahkan empat nol di belakang 56, sedangkan pita keempat, merah, merupakan kode untuk toleransi ±2%, memberikan nilai 560.000Ω pada keakuratan ±2%.
Warna Pita pertama Pita kedua Pita ketiga
(pengali) Pita keempat
(toleransi) Pita kelima
(koefisien suhu)
Hitam 0 0 ×100
Cokelat 1 1 ×101 ±1% (F) 100 ppm
Merah 2 2 ×102 ±2% (G) 50 ppm
Oranye 3 3 ×103 15 ppm
Kuning 4 4 ×104 25 ppm
Hijau 5 5 ×105 ±0.5% (D)
Biru 6 6 ×106 ±0.25% (C)
Ungu 7 7 ×107 ±0.1% (B)
Abu-abu 8 8 ×108 ±0.05% (A)
Putih 9 9 ×109
Emas ×10-1 ±5% (J)
Perak ×10-2 ±10% (K)
Kosong ±20% (M)
Identifikasi lima pita
Identifikasi lima pita digunakan pada resistor presisi (toleransi 1%, 0.5%, 0.25%, 0.1%), untuk memberikan harga resistansi ketiga. Tiga pita pertama menunjukkan harga resistansi, pita keempat adalah pengali, dan yang kelima adalah toleransi. Resistor lima pita dengan pita keempat berwarna emas atau perak kadang-kadang diabaikan, biasanya pada resistor lawas atau penggunaan khusus. Pita keempat adalah toleransi dan yang kelima adalah koefisien suhu.
Resistor pasang-permukaan

Gambar ini menunjukan empat resistor pasang permukaan (komponen pada kiri atas adalah kondensator) termasuk dua resistor nol ohm. Resistor nol ohm sering digunakan daripada lompatan kawat sehingga dapat dipasang dengan mesin pemasang resistor.
Resistor pasang-permukaan dicetak dengan harga numerik dengan kode yang mirip dengan kondensator kecil. Resistor toleransi standar ditandai dengan kode tiga digit, dua pertama menunjukkan dua angka pertama resistansi dan angka ketiga menunjukkan pengali (jumlah nol). Contoh:
"334" = 33 × 10.000 ohm = 330 KOhm
"222" = 22 × 100 ohm = 2,2 KOhm
"473" = 47 × 1,000 ohm = 47 KOhm
"105" = 10 × 100,000 ohm = 1 MOhm
Resistansi kurang dari 100 ohm ditulis: 100, 220, 470. Contoh:
"100" = 10 × 1 ohm = 10 ohm
"220" = 22 × 1 ohm = 22 ohm
Kadang-kadang harga-harga tersebut ditulis "10" atau "22" untuk mencegah kebingungan.
Resistansi kurang dari 10 ohm menggunakan 'R' untuk menunjukkan letak titik desimal. Contoh:
"4R7" = 4.7 ohm
"0R22" = 0.22 ohm
"0R01" = 0.01 ohm
Resistor presisi ditandai dengan kode empat digit. Dimana tiga digit pertama menunjukkan harga resistansi dan digit keempat adalah pengali. Contoh:
"1001" = 100 × 10 ohm = 1 kohm
"4992" = 499 × 100 ohm = 49,9 kohm
"1000" = 100 × 1 ohm = 100 ohm
"000" dan "0000" kadang-kadang muncul bebagai harga untuk resistor nol ohm
Resistor pasang-permukaan saat ini biasanya terlalu kecil untuk ditandai.
Penandaan tipe industri
Format:
XX YYYZ
[4]
• X: kode tipe
• Y: nilai resistansi
• Z: toleransi
Rating Daya pada 70°C
Kode Tipe
Rating Daya (Watt)
Teknik MIL-R-11
Teknik MIL-R-39008

BB ⅛ RC05 RCR05
CB ¼ RC07 RCR07
EB ½ RC20 RCR20
GB 1 RC32 RCR32
HB 2 RC42 RCR42
GM 3 - -
HM 4 - -
Kode Toleransi
Toleransi
Teknik Industri
Teknik MIL
±5% 5 J
±20% 2 M
±10% 1 K
±2% - G
±1% - F
±0.5% - D
±0.25% - C
±0.1% - B
Rentang suhu operasional membedakan komponen kelas komersil, kelas industri dan kelas militer.
• Kelas komersil: 0 °C hingga 70 °C
• Kelas industri: −40 °C hingga 85 °C (seringkali −25 °C hingga 85 °C)
• Kelas militer: −55 °C hingga 125 °C (seringkali -65 °C hingga 275 °C)
• Kelas standar: -5°C hingga 60°C

2.Induktor
Induktor
Pembuatan pertama Michael Faraday(1831)
Sebuah induktor atau reaktor adalah sebuah komponen elektronika pasif yang dapat menyimpan energi pada medan magnet yang ditimbulkan oleh arus listrik yang melintasinya. Kemampuan induktor untuk menyimpan energi magnet ditentukan oleh induktansinya, dalam satuan Henry. Biasanya sebuah induktor adalah sebuah kawat penghantar yang dibentuk menjadi kumparan, lilitan membantu membuat medan magnet yang kuat didalam kumparan dikarenakan hukum induksi Faraday. Induktor adalah salah satu komponen elektronik dasar yang digunakan dalam rangkaian yang arus dan tegangannya berubah-ubah dikarenakan kemampuan induktor untuk memproses arus bolak-balik.
Sebuah induktor ideal memiliki induktansi, tetapi tanpa resistansi atau kapasitansi, dan tidak memboroskan daya. Sebuah induktor pada kenyataanya merupakan gabungan dari induktansi, beberapa resistansi karena resistivitas kawat, dan beberapa kapasitansi. Pada suatu frekuensi, induktor dapat menjadi sirkuit resonansi karena kapasitas parasitnya. Selain memboroskan daya pada resistansi kawat, induktor berinti magnet juga memboroskan daya didalam inti karena efek histeresis, dan pada arus tinggi mungkin mengalami nonlinearitas karena penjenuhan.

Cacat Gambar PANASONIC Quintrix F Series

Merk tv Panasonic quintrix F series type TC-2088MNB,dengan keluhan tv hidup normal suara juga normal hanya saja warnanya blur,terutama pada warna putih/warna-warna terang,jadi sangat tidak enak di tonton jadinya,ketika gambar dominan warna terang,tv pun bereaksi dengan mendenging kencang di sertai horizontal menyempit kiri kanan dan vertikal memanjang atas bawah.Tv ini menggunakan IC tunggal type TDA9381I48BE.Seperti biasa penyoderan ulang saya tambahkan di semua bagian,setelah itu saya cek setiap elco di sekitar FBTnya,dan saya dapati C558=1uf/160V njebrot bagian bawahnya,tepat di sampingnya ada R558=22K nampak sedikit hangus,setelah saya cek dengan avometer ternyata mati,kedua komponen ini terhubung dengan pin FBT bagian ABL.Setelah penggantian 2 komponen tersebut,tv pun saya coba hidupkan tuk melihat hasilnya,saturasi warnanya pun pulih lagi seperti sedia kala

Sabtu, 12 Februari 2011

Uji kompetensi jurusan Audio Video

Untuk temen-temen yang pengen tau kisi-kisi soal uji kompetensi jurusan teknik audio video bisa kunjungi website http://www.smkn1blitar.com jurusan TAV

Mati Total Tv Panasonic Alfa Gold series

Tv nya merk Panasonic type TC20S100 alfa gold,dengan kerusakan mati total,led indikatorpun tidak menyala,hanya ada bunyi NGIIIIIIIIKK....ketika saklar power di ON kan. Setelah saya lakukan pemeriksaan,terlihat ada beberapa elco yang menggembung diantaranya C831=220uf/50v,C825=47uf/50v,dan C805=47uf/50v,dan juga D835=zener 56V.Setelah penggantian elco-elco dan D tersebut tv saya coba nyalakan akan tetapi tv masih berbunyi NGiiiiiiiikk....led indikatorpun belum mau menyala,setelah saya cek ternyata IC802=AN7805 dalam keadaan short,setelah saya ganti IC tersebut,tv saya coba nyalakan lagi dan BERHASIL tv langsung menyala,saya biarkan hidup kurang lebih sampai 1 jam dan sampai tiba-tiba MAK PEETT... tv mati sendiri tapi lampu led masih nyala dan redup,disertai dengan kepulan asap dari balik komponen tersebut,yang ternyata berasal dari R553=820ohm. Kemudian saya ukur tegangan pada titik ini terukur 77v,wooww....padahal normalnya berkisar 22V.saya cek semua tegangan output regulatornya ternyata semuanya berlebihan alias over. Pada titik kutub + C831=220uf/50V terukur 145V,normalnya berkisar 42V. Kemudian saya periksa semua komponen di rangkaian regulator,disini saya dapati R829=470ohm melar/meninggi nilainya jadi 520ohm,dan R826=22ohm juga melar/meninggi nilainya jadi 2K7.Setelah penggantian R tersebut,tv saya coba nyalakan lagi dan MAK BYIIIAAARR....tv langsung hidup seperti semula.Wiiiiuuuh...senengnya keluarga P.Puguh,langsung buat nonton pertandingan sepak bola.He he he seneng juga hatiku,disamping bayaran lagi,juga membuat hati orang lain seneng he he SUKSES BUAT ANDA SEMUA.

TV POLYTRON MATI TOTAL

Belum lama ini saya mendapat panggilan servis tv POLYTRON ZEPPELIN 21" dengan kasus mati total .setelah dilakukan pengecekan transistor horisontalnya mati Tegangan B+ terukur 100volt (normal).Transistor saya ganti dan tv pun aku nyalakan dan transistor pun short kembali .Pikiranku pun langsung menerka-nerka kira-kira apalagi yang rusak.Pertama yang aku kontrol adalah defleksi yoke dan ternyata normal... langkah selanjutnya tebakanku ke flyback.Ternyata untuk seri zepelin ini memakai flyback produk cina JF0501-19539 berbeda dengan seri sebelumnya(minimax)menggunakan produk samsung yang pastinya memiliki kualitas lebih baik.Flyback aku carikan seperti pada produk minimax series yakni FCM-20B061N dan tv pun aku nyalakan ...tv menyala dengan normal....semoga ada manfaatnya....

kapal tercinta milik indonesia

Sabtu, 22 Januari 2011
kapal tercinta milik indonesia
JAKARTA, KOMPAS.com - Cita-cita pemerintah Indonesia untuk berdaulat dan mandiri dalam pengadaan alat utama sistem senjata (alutsista) semakin terwujud. Pada akhir November lalu, puta-putra terbaik bangsa berhasil membuat Kapal Perang RI (KRI) Banjarmasin-592.
Konten lokal pada KRI jenis landing platform deck (LPD) atau berfungsi untuk memobilisasi pergeseran pasukan ini mencapai 40-60 persen. Sementara itu, mesin KRI Banjarmasin-592 didapat dari Amerika Serikat.
"Pelaksanaan pengerjaannya dibuat di galangan kapal PT PAL Indonesia dengan pengawasan tenaga ahli dan peralatan dari Dae Sun Shipbuilding," kata Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI Laksma Iskandar Sitompul.
Dikatakan, kapal yang diserahkan ke jajaran Markas Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) pada 22 Desember 2010 ini merupakan wujud keberhasilan TNI AL untuk melaksanakan transfer teknologi kepada industri strategis nasional.
Kelebihan KRI ini dibanding kapal sejenis lainnya adalah daya tampungnya. Jika kapal sejenis yang telah ada sebelumnya hanya dapat menampung 3 helikopter, KRI Banjarmasin-592 ini mampu menampung 5 helikopter.
"Tiga helikopter di deck, dan dua helikopter di dalam hanggar," kata Komandan KRI Banjarmasin-592 Kolonel Laut Eko Joko Wiyono.
Kapal ini juga dirancang mengangkut 22 tank, 560 pasukan, 126 awak. Kapal ini bisa juga mengangkut kombinasi 20 truk dan 13 tank. Selain berfungsi untuk memobilisasi pasukan, kapal sepanjang 125 meter x 22 meter ini juga dapat digunakan untuk fungsi operasi militer selain perang (OMSP), seperti membawa logistik ke daerah bencana alam.
Ketika membawa logistik, kapal ini pun dapat menjalankan fungsi patroli di kawasan yang dilintasinya. Awak kapal KRI Banjarmasin, kata Iskandar, juga dipersenjatai demi melindungi diri. "Perwira di kapal ini memang dipersiapkan untuk melakukan fungsi patroli," kata Iskandar.

Terkait biaya pembuatan, Iskandar mengatakan, KRI Banjarmasin-592, yang diserahkan PT PAL di Surabaya ke TNI pada November 2010 silam, menelan dana Rp 360 miliar. Anggaran ini diambil dari APBN multiple years selama lima tahun.
Biaya pembuatan ini memang sedikit lebih mahal dibandingkan pemerintah membeli langsung. Namun, biaya yang lebih mahal tersebut dikarenakan lama pembuatan kapal selama tiga tahun. Idealnya, kapal sejenis KRI Banjarmasin, yang dibuat pada 2006-2009, dapat dikerjakan selama dua tahun.
Iskandar mengaku optimis, ke depan, berbekal pengalaman yang ada, para putra-putri bangsa dapat membuat KRI sejenis selama dua tahun sehingga biaya dapat ditekan. TNI berharap, ketika putra-putri terbaik bangsa dapat membuat KRI sejenis KRI Banjarmasin-592 selama dua tahun, akan ada negara-negara yang tertarik memesan kapal perang dari Indonesia.
Saat ini, KRI Banda Aceh, kapal sejenis KRI Banjarmasin-592, mulai dikerjakan. Diharapkan, kapal tersebut dapat dirampungkan selama dua tahun. "Harapan TNI, ke depan, semoga kapal-kapal yang tidak pure combatant (hanya difungsikan untuk perang) bisa dibuat putra-putra bangsa secara keseluruhan," kata Iskandar.
KRI Banjarmasin-592 selanjutnya akan berada di bawah koordinasi Markas Kolinlamil.
JAKARTA, KOMPAS.com - Cita-cita pemerintah Indonesia untuk berdaulat dan mandiri dalam pengadaan alat utama sistem senjata (alutsista) semakin terwujud. Pada akhir November lalu, puta-putra terbaik bangsa berhasil membuat Kapal Perang RI (KRI) Banjarmasin-592.
Konten lokal pada KRI jenis landing platform deck (LPD) atau berfungsi untuk memobilisasi pergeseran pasukan ini mencapai 40-60 persen. Sementara itu, mesin KRI Banjarmasin-592 didapat dari Amerika Serikat.
"Pelaksanaan pengerjaannya dibuat di galangan kapal PT PAL Indonesia dengan pengawasan tenaga ahli dan peralatan dari Dae Sun Shipbuilding," kata Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI Laksma Iskandar Sitompul.
Dikatakan, kapal yang diserahkan ke jajaran Markas Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) pada 22 Desember 2010 ini merupakan wujud keberhasilan TNI AL untuk melaksanakan transfer teknologi kepada industri strategis nasional.
Kelebihan KRI ini dibanding kapal sejenis lainnya adalah daya tampungnya. Jika kapal sejenis yang telah ada sebelumnya hanya dapat menampung 3 helikopter, KRI Banjarmasin-592 ini mampu menampung 5 helikopter.
"Tiga helikopter di deck, dan dua helikopter di dalam hanggar," kata Komandan KRI Banjarmasin-592 Kolonel Laut Eko Joko Wiyono.
Kapal ini juga dirancang mengangkut 22 tank, 560 pasukan, 126 awak. Kapal ini bisa juga mengangkut kombinasi 20 truk dan 13 tank. Selain berfungsi untuk memobilisasi pasukan, kapal sepanjang 125 meter x 22 meter ini juga dapat digunakan untuk fungsi operasi militer selain perang (OMSP), seperti membawa logistik ke daerah bencana alam.
Ketika membawa logistik, kapal ini pun dapat menjalankan fungsi patroli di kawasan yang dilintasinya. Awak kapal KRI Banjarmasin, kata Iskandar, juga dipersenjatai demi melindungi diri. "Perwira di kapal ini memang dipersiapkan untuk melakukan fungsi patroli," kata Iskandar.

Terkait biaya pembuatan, Iskandar mengatakan, KRI Banjarmasin-592, yang diserahkan PT PAL di Surabaya ke TNI pada November 2010 silam, menelan dana Rp 360 miliar. Anggaran ini diambil dari APBN multiple years selama lima tahun.
Biaya pembuatan ini memang sedikit lebih mahal dibandingkan pemerintah membeli langsung. Namun, biaya yang lebih mahal tersebut dikarenakan lama pembuatan kapal selama tiga tahun. Idealnya, kapal sejenis KRI Banjarmasin, yang dibuat pada 2006-2009, dapat dikerjakan selama dua tahun.
Iskandar mengaku optimis, ke depan, berbekal pengalaman yang ada, para putra-putri bangsa dapat membuat KRI sejenis selama dua tahun sehingga biaya dapat ditekan. TNI berharap, ketika putra-putri terbaik bangsa dapat membuat KRI sejenis KRI Banjarmasin-592 selama dua tahun, akan ada negara-negara yang tertarik memesan kapal perang dari Indonesia.
Saat ini, KRI Banda Aceh, kapal sejenis KRI Banjarmasin-592, mulai dikerjakan. Diharapkan, kapal tersebut dapat dirampungkan selama dua tahun. "Harapan TNI, ke depan, semoga kapal-kapal yang tidak pure combatant (hanya difungsikan untuk perang) bisa dibuat putra-putra bangsa secara keseluruhan," kata Iskandar.
KRI Banjarmasin-592 selanjutnya akan berada di bawah koordinasi Markas Kolinlamil.

Mode Service Panasonic Model: CT-215785 CT-315185

Mode Service Panasonic Model: CT-215785 CT-315185
Chassis: AEDP242 NA6L
With the linked apparel, short-circuite the points FA1 and FA2. press ACTION (or MENU) and VOL+
simultaneously. Press POWER in CR to select the sub service menus. With CHANNEL + / -
select the item and with VOL + / - it adjusts the value. To leave it presses ACTION (or MENU) and POWER
simultaneously for two or three seconds

Reset TV Panasonic TC14S10J

: Tv Repair-PANASONIC
Tanggal 31 januari kemarin dapet servisan lagi tv panasonic type TC14S10J dengan kerusakan gambar/suara normal,tapi menu tidak dapat di akses melalui remote control ataupun dari front panelnya,dan level volume pun tidak bisa di set sampai maksimum(63 level)jadi hanya dibatasi sampai level 11 tok,waduuuh.....berat ni kelihatanya.Tv panasonic ini menggunakan IC program type MN152811TZX dan IC memory 24C01A,untuk menangani kasus seperti ini,ternyata sangat mudah mengatasinya,yaitu cukup masuk ke service mode kemudian tekan tombol normal pada remote control,maka semua akan normal seperti semula,untuk masuk ke service mode tekan tombol volume minus(-) pada tv dan OSD pada remote secara bersamaan,Selamat Mencoba dan sukses buat anda semua.

Rabu, 09 Februari 2011

macam macam optical

Optical Devices adalah perangkat penyimpanan yang menggunakan alat baca/tulis berupa optik. Media penyimpanannya berupa piringan CD/ DVD. Biasanya interface datanya melalui kabel IDE, namun ada juga yang sudah dikonversi menjadi USB pada external optical drive.
Pada proses instalasi, kita membutuhkan sebuah media untuk memulai booting komputer yang belum memiliki sistem operasi.
Untuk beberapa master software, kita membutuhkan data yang read only / tidak dapat dirubah / termodifikasi oleh sistem lain.
Pada zamannya, untuk pertukaran data menggunakan kepingan CD/DVD lebih praktis daripada harus membawa hardisk.
Kita membutuhkan backup data yang aman. Pada penyimpanan di hardisk, kita masih terancam kehilangan data karena rusaknya hardisk akibat bad sector atau faktor lain, ancaman virus yang seringkali merusak data pada hardisk, atau modifikasi data oleh orang lainyang menemukan file kita secara sengaja atau tidak sengaja.
1.
MACAM-MACAM OPTICAL
Macam-macam optical devices antara lain:

CD-ROM
CD-ROM adalah perangkat optik yang hanya dapat digunakan untuk membaca CD saja. Perangkatnya berisi optik, motor, tray,dan case. Pemilihan CD-ROM ini berdasarkan kecepatan bacanya. Pada zaman dahulu CDROM hanya memiliki keccepatan baca 1x, 2x, 4x, 12x, namun kini CD-ROM telah mampu melakukan pembacaan hingga 56x.

CD-RW
CD-RW adalah perangkat yang mampu melakukan pembacaan dan penulisan terhadap CD. Artinya kita dapat menyimpan data kedalam sbuah CD blank. CD-RW biasanya memiliki 3 variable yaitu write/rewrite/read. Misal CD-RW 52x/32x/52x berarti perangkat tersebut memiliki kemampuan tulis 52x, kemampuan menulis ulang/menindih 32x, dan kemampuan baca 52x.

DVD-ROM
DVD-ROM adalah perangkat optik yang mampu membaca CD dan DVD. Bedanya dengan CD adalah DVD berisi data lebih banyak, yaitu + 4,5 GB. Kecepatan baca DVD hingga kini masih 16x, namun DVD-ROM mampu membaca CD hingga 52x.

DVD-Combo
DVD-Combo adalah perangkat yang memiliki gabungan fungsi 2 macam perangkat yaitu DVD-ROM dan CD-RW. Kemampuannya yaitu dapat membaca CD dan DVD, serta mampu menulis pada keping CD.

DVD-RW
DVD-RW merupakan perangkat tercanggih di kelas optical drive masa kini. Perangkat ini dapat melakukan pembacaan DVD dan CD serta mampu melakukan penulisan pada CD dan DVD. Kecepatan penulisan DVD hingga kini masih 16X saja.